Rabu, 04 Maret 2009

ST-12

KEPEDIHAN JIWA
sinaran matamu keluhkan luka
memendam kepedihan jiwa
ketika saat perpisahan tiba
memisahkan asmara kita

airmata tak mampu menghapuskan
dan mengurangi kepedihan
hanya waktu yg sanggup membuktikan
merubah ketir kenyataan

berharap kembali memberi keajaiban
tuk bertemu kembali dalam kehidupan yang nanti datang
cinta yang indah kau berikan
sebagai tanda terakhir kita

semoga tuhan memberikan ini jalan terbaik kita

back to reff

RUANG HIDUP

masihkah ku bisa tertawa terbahak
dari sempitnya waktu yg begitu kelam
perjuangan hidup memang sangatlah berat
tuk melepas beban yg begitu memikat

haruskah kuhentikan waktu yang sedang berputar
namun kutak mungkin bisa tuk merubah segalanya

Reff
aku masih bisa terus berjalan menikmati hidup
meskipun sulit menjadi mudah
jadikan cobaan untuk anugerah

yang bisa merubah ruang yang gelap menjadi indah
dan terus langkahkan dikedepan
berikan warna hidup kita menjadi indah
back to reff

KEBESARANMU

Kau tempatku mengadu hati
memberi segala hidup
dunia dan seisinya milik-Mu
mencintai-Mu sejati

ku manusia yang penuh dosa
berharap ampunan-Mu
lihat di langit kesempurnaan hati-Mu
Kau cinta pertama dalam hidup

reff:
Allahu Akbar Maha Besar
memuja-Mu begitu indah
selalu Kau berikan semua
kebesaran-Mu Tuhan

repeat reff [3x]

kebesaran-Mu Tuhan

saat terakhir

tak pernah terpikir olehku
tak sedikit pun ku menyangka
kau akan pergi tinggalkan ku sendiri

begitu sulit ku menyangkal
begitu sakit ku rasakan
kau akan pergi tinggalkan ku sendiri

* di bawah batu nisan kini kau tlah sandarkan
kasih sayang kamu begitu dalam
sungguh ku tak sanggup ini terjadi
karna ku sangat cinta

** ini lah saat terakhirku melihat kamu
jatuh air mataku menangis pilu
hanya mampu ucapkan selamat jalan kasih

satu jam saja ku telah bisa
cintai kamu kamu kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup

satu jam saja ku telah bisa
sayangi kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup

di nantiku

repeat **

satu jam saja ku telah bisa
cintai kamu kamu kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup

satu jam saja ku telah bisa
sayangi kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup

Putri iklan

Aku yang terlelap sendiri
Terlelap sampai tak sadarkan diri
Ku lihat sang pujaan hati
Datang melangkah terus menghampiri

Namun sungguh sayang
Kau hanyalah sebuah mimpi
Terbangunkan pagi bersama matahari

Reff :
Aku bergetar di sentuh dia
Mataku terbang sampai ke langit
Tubuhnya pun indah ku pandangi
Putih mulus dan seksi

Tak jauh seperti sang bidadari
Kan ku peluk dia sampai mati
Rambutnya pun indah bagai putri
Mirip iklan di TV

Di diary


Baru saja kutulis namamu di diary harianku

Belum habis semua rasa bahagia kutuang

Haruskah kini kutuliskan tentang lara,

tentang kesendirian yang tak kutau akhirnya ?

Ku tau kau takkan pernah menjawabnya

Sebab kau pergi saat ku masih ternganga

Terbuai segala pesona rasa jatuh cinta

Haruskah kurobek semua seolah tak pernah ada ?

Cinta SejaTi


Jika cinta sejati seringkali harus diuji dari sebuah kesendirian

Kumohon kali ini pada Tuhan untuk tidak memberi hambanya ujian

Bukan ku tidak ingin membuktikan

Hanya saja kuingin sungguh… bahagianya kurasakan
Jika cinta sejati kerapkali harus melalui beribu rintangan

Kumohon kali ini pada Tuhan untuk memberiku sedikit kelapangan

Bukan ku tidak mau berjuang dan bertahan

Niat putih juga butuh waktu untuk diwujudkan

Puisiku


Ada bayang yang tak pernah pergi

Ada nama yang s’lalu mendiami

serta seutas wajah yang menerangi

Pada hati…bangkitkan semangat dirituk lalui hari-hari
Meski kutau bagiku takkan mungkin lagi ada dirimu

Tetap saja kubiarkan engkau mendiami seluruh

taman asadi antara kuntum bunga mawar

yang pernah ada diantara kita

Merekah indah diantara ‘harap dan nyata’
Ada keyakinan yang tak terbeli

Oleh ribuan hari-hari penantian hati

Susuri hidup…

walau tertatih seorang diridan kau tetap disana,

diami sudut paling sunyidan suci…