KEPEDIHAN JIWA
sinaran matamu keluhkan luka
memendam kepedihan jiwa
ketika saat perpisahan tiba
memisahkan asmara kita
airmata tak mampu menghapuskan
dan mengurangi kepedihan
hanya waktu yg sanggup membuktikan
merubah ketir kenyataan
berharap kembali memberi keajaiban
tuk bertemu kembali dalam kehidupan yang nanti datang
cinta yang indah kau berikan
sebagai tanda terakhir kita
semoga tuhan memberikan ini jalan terbaik kita
back to reff
RUANG HIDUP
masihkah ku bisa tertawa terbahak
dari sempitnya waktu yg begitu kelam
perjuangan hidup memang sangatlah berat
tuk melepas beban yg begitu memikat
haruskah kuhentikan waktu yang sedang berputar
namun kutak mungkin bisa tuk merubah segalanya
Reff
aku masih bisa terus berjalan menikmati hidup
meskipun sulit menjadi mudah
jadikan cobaan untuk anugerah
yang bisa merubah ruang yang gelap menjadi indah
dan terus langkahkan dikedepan
berikan warna hidup kita menjadi indah
back to reff
KEBESARANMU
Kau tempatku mengadu hati
memberi segala hidup
dunia dan seisinya milik-Mu
mencintai-Mu sejati
ku manusia yang penuh dosa
berharap ampunan-Mu
lihat di langit kesempurnaan hati-Mu
Kau cinta pertama dalam hidup
reff:
Allahu Akbar Maha Besar
memuja-Mu begitu indah
selalu Kau berikan semua
kebesaran-Mu Tuhan
repeat reff [3x]
kebesaran-Mu Tuhan
Rabu, 04 Maret 2009
saat terakhir
tak pernah terpikir olehku
tak sedikit pun ku menyangka
kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
begitu sulit ku menyangkal
begitu sakit ku rasakan
kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
* di bawah batu nisan kini kau tlah sandarkan
kasih sayang kamu begitu dalam
sungguh ku tak sanggup ini terjadi
karna ku sangat cinta
** ini lah saat terakhirku melihat kamu
jatuh air mataku menangis pilu
hanya mampu ucapkan selamat jalan kasih
satu jam saja ku telah bisa
cintai kamu kamu kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup
satu jam saja ku telah bisa
sayangi kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup
di nantiku
repeat **
satu jam saja ku telah bisa
cintai kamu kamu kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup
satu jam saja ku telah bisa
sayangi kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup
tak sedikit pun ku menyangka
kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
begitu sulit ku menyangkal
begitu sakit ku rasakan
kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
* di bawah batu nisan kini kau tlah sandarkan
kasih sayang kamu begitu dalam
sungguh ku tak sanggup ini terjadi
karna ku sangat cinta
** ini lah saat terakhirku melihat kamu
jatuh air mataku menangis pilu
hanya mampu ucapkan selamat jalan kasih
satu jam saja ku telah bisa
cintai kamu kamu kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup
satu jam saja ku telah bisa
sayangi kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup
di nantiku
repeat **
satu jam saja ku telah bisa
cintai kamu kamu kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup
satu jam saja ku telah bisa
sayangi kamu di hatiku
namun bagiku melupakanmu
butuh waktuku seumur hidup
Putri iklan
Aku yang terlelap sendiri
Terlelap sampai tak sadarkan diri
Ku lihat sang pujaan hati
Datang melangkah terus menghampiri
Namun sungguh sayang
Kau hanyalah sebuah mimpi
Terbangunkan pagi bersama matahari
Reff :
Aku bergetar di sentuh dia
Mataku terbang sampai ke langit
Tubuhnya pun indah ku pandangi
Putih mulus dan seksi
Tak jauh seperti sang bidadari
Kan ku peluk dia sampai mati
Rambutnya pun indah bagai putri
Mirip iklan di TV
Terlelap sampai tak sadarkan diri
Ku lihat sang pujaan hati
Datang melangkah terus menghampiri
Namun sungguh sayang
Kau hanyalah sebuah mimpi
Terbangunkan pagi bersama matahari
Reff :
Aku bergetar di sentuh dia
Mataku terbang sampai ke langit
Tubuhnya pun indah ku pandangi
Putih mulus dan seksi
Tak jauh seperti sang bidadari
Kan ku peluk dia sampai mati
Rambutnya pun indah bagai putri
Mirip iklan di TV
Di diary

Baru saja kutulis namamu di diary harianku
Belum habis semua rasa bahagia kutuang
Haruskah kini kutuliskan tentang lara,
tentang kesendirian yang tak kutau akhirnya ?
Ku tau kau takkan pernah menjawabnya
Sebab kau pergi saat ku masih ternganga
Terbuai segala pesona rasa jatuh cinta
Haruskah kurobek semua seolah tak pernah ada ?
Cinta SejaTi

Kumohon kali ini pada Tuhan untuk tidak memberi hambanya ujian
Bukan ku tidak ingin membuktikan
Hanya saja kuingin sungguh… bahagianya kurasakan
Jika cinta sejati kerapkali harus melalui beribu rintangan
Jika cinta sejati kerapkali harus melalui beribu rintangan
Kumohon kali ini pada Tuhan untuk memberiku sedikit kelapangan
Bukan ku tidak mau berjuang dan bertahan
Niat putih juga butuh waktu untuk diwujudkan
Puisiku

Ada bayang yang tak pernah pergi
Ada nama yang s’lalu mendiami
serta seutas wajah yang menerangi
Pada hati…bangkitkan semangat dirituk lalui hari-hari
Meski kutau bagiku takkan mungkin lagi ada dirimu
Meski kutau bagiku takkan mungkin lagi ada dirimu
Tetap saja kubiarkan engkau mendiami seluruh
taman asadi antara kuntum bunga mawar
yang pernah ada diantara kita
Merekah indah diantara ‘harap dan nyata’
Ada keyakinan yang tak terbeli
Ada keyakinan yang tak terbeli
Oleh ribuan hari-hari penantian hati
Susuri hidup…
walau tertatih seorang diridan kau tetap disana,
diami sudut paling sunyidan suci…
Langganan:
Postingan (Atom)
